Kamis, 15 Oktober 2015

JANGAN JADI JURNALIS KALAU GAGAP SOSMED.


Ditingkat global kecenderungan penggunaan konten media sosial oleh jurnalis meningkat. Sebuah survei yang digelar oleh Digital Journalism Study Mei 2011 menemukan bahwa 47 persen dari 478 jurnalis yang menjadi responden di 15 negara telah menggunakan Twitter sebagai sumber berita. Sementara penggunaan konten Facebook untuk tujuan yang sama meningkat menjadi 35 persen dari 25 persen tahun sebelumnya. Hanya sekitar 20 persen jurnalis yang menjadikan materi siaran pers sebagai bahan berita. Bagi seorang jurnalis konten jejaring social atau media sosial (Facebook dan Twitter) bisa dijadikan salah satu sumber data untuk diolah menjadi sebuah informasi awal yang dapat ditindaklanjuti, diverifikasi, dan dikembangkan menjadi berita.  


Rabu, 14 Oktober 2015

PEDOMAN JADI CITIZEN JOURNALIST

Menjadi wartawan atau reporter tidak perlu terikat dengan institusi media. Anda bisa menjadi wartawan sebagai warga atau masyarakat yang lebih kita kenal dengan istilah citizen journalist, participatory journalism, atau ada juga yang menyebutkan open source journalism. Sekarang ini citizen journalist sudah menjadi target utama bagi media sebagai salah satu sumber berita disamping wartawan yang bekerja pada perusahaan tersebut. 

Selasa, 13 Oktober 2015

CARA MENULIS BERITA ONLINE

Menulis berita untuk media online ibarat mempromosikan produk di keramaian. Pembaca harus segera direbut perhatiannya agar segera masuk dan membaca berita kita. Berikut beberapa pedoman dalam menulis berita untuk media online :

1. Rebut perhatian

Pembaca media online dikenal sangat ‘tidak setia’. Mereka akan memindai halaman web jika tidak menemukan sesuatu yang menarik. Mereka dengan cepat akan pindah ke situs lain. Saat Anda menyusun berita, bayangkan Anda menulis untuk orang-orang di tempat yang sangat padat dan ramai. Oleh karena itu paragraf pertama menjadi sangat vital untuk membuat mereka tidak pindah ke situs berita lain.

Minggu, 11 Oktober 2015

KODE ETIK JURNALISTIK


Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu, wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab sosial, keberagaman masyarakat, dan norma-norma agama.
Dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat.

Jumat, 09 Oktober 2015

CERITA HUMOR WARTAWAN

WARTAWAN PEMULA


Seorang wartawan pemula untuk koran disebuah kota kecil itu dikirim pada tugas pertamanya. Dia menyampaikan laporan berikut untuk editornya. "Mrs Smith terluka dalam sebuah kecelakaan mobil hari ini. Dia sudah mulai pulih di County Hospital dengan luka di payudaranya.."


Kamis, 08 Oktober 2015

BAGAIMANA MENJADI WARTAWAN ANDAL ( Bagian 4 - Habis )

Jacob Oetama selaku pimpinan umum Kompas menjelaskan, bagi pers fakta adalah yang baru dan menarik. Baru menunjukkan kaitan waktu kejadiannya, terutama menunjukkan waktu diketahui secara khalayak (public).

BAGAIMANA MENJADI WARTAWAN ANDAL ( BAGIAN 3 )

Lahirnya Suatu Berita

Pers dalam tugasnya menyebarkan informasi secara luas yang berisikan fakta-fakta dan nilai-nilai.
Fakta disajikan untuk memberitahukan tentang : person, peristiwa, keadaan, perubahan, kejadian dan sebagainya sebagaimana adanya.